Tampilkan postingan dengan label Melodi Hati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Melodi Hati. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Mei 2011

"Kaulah pintu yg kusinggahi. Ku berdiri di depanmu saat ini. Berharap dengan cinta atau tanpa cinta. Kau membuka hatimu hanya untukku selamanya."
"Kita adalah aksara yang tergabung dari beberapa kata. Jangan pilah dan pisahkan mereka. sebab kita telah menguntai rasa yg indah di dalamnya."
"aku merindukan huruf-huruf itu merangkai di dalam relung-relung hatimu, hingga membentuk lingkaran yg berisikan namaku saja."
"debar-debar di dadaku ini dinda ialah kesucian cinta, cobalah mendekat, rasakan bagaimana dia berdetak setiap kita menjalin cinta."
"Secangkir kopi dan sepotong roti ini mengingatkanku tentang kenangan sejak pertama kali bertemu denganmu, dinda"
"harapku, cinta itu seperti musim semi, bunga-bunga merekah, senja cerah bercahaya menyinari jiwa kita yg sedang jatuh cinta."
"kekasihku, hanya dengan melihat senyum yang menggurat indah, manis merekah merah di bibirmu. letih ini musnah sudah."
"saat kuhancur,kuterhempas, saat itulah aku tak pernah merasa mencintaimu adalah kesalahan,tetapi mencintaimu adalah kebahagiaan"
"Rahasia ketampananku ialah sentuhan lembut tangan dan kecupan hangatmu di wajahku, istriku"
"Sesulit apapun jalan yang kutempuh bersamamu, semudah itu pula Tuhan menyertai kita. Bahkan siapapun tak bisa memisahkan kita."
"Begitu deras hujan yang kulihat di balik jendela, sayang. Begitu pula hati ini sangat deras merindumu di pulau seberang."
"Sakit yang kurasakan, tak sesakit perkataan yang kau ucapkan kepada hatiku yang menunggu jawabmu selama bertahun-tahun, O puan."
"Kaulah Jawaban dari segala pertanyaan yang diajukan oleh hati dan jiwaku"
"Sayang. Irama malam. menyanyikan nada kesunyian. Kemasi rindu yang tersimpan. Bawalah menuju nirwana yang tenang."
"Adakah kenangan yang kau simpan di kepalamu, saat dimana kita berdua memintal rasa menjadi cinta?"
"Sulit untuk meremove RASA ini, bahkan sudah kucoba ngeblock RASA,Entahlah mengapa dia bisa muncul juga dengan cepatnya dihadapanku."
"Seperti serangkaian nada bernama melodi, seperti itulah kenangan kita dibunyikan sebagai harmoni."
"Akulah piano yg dimainkan oleh jemarimu, melantunkan nada rindu yang dapat merobek kesunyian malam yang bisu."
"Hanya rintihan sunyi yang menyelimuti tubuh ini. Ingin rasanya menghentikan suara sunyi. yg merintih-rintih sepi seperti tangisan hati."
"kuingat ketika aku datang. Tak henti rindu berguguran di matamu, sayang. Sehingga kecupan hangat bibirku melekat di dahimu."