Tampilkan postingan dengan label Puisiku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisiku. Tampilkan semua postingan

Jumat, 10 Juni 2011

O, Cinta

O, cinta itu datang, dari mana saja.
O, cinta itu datang, jika engkau peduli.
O. jika itu cinta ada di dalam dada dan di dalam kepala,
Aku merasakan rasa cinta yang luar biasa setiap waktu, semenjak mengerti artinya.

Aku merasakanmu wahai cinta.
Aku mengenalmu
Wahai cinta, mendekatlah.

O, keabadian cinta,
Mendekatlah dan tinggallah selalu di hati,
temani aku mengukir suka, di kala kau datang
agar aku takkan diselimuti hening.
Cinta, engkau selalu hidup dan selalu ada di jiwa ini.


Medan, 10 juni 2011

Jumat, 27 Mei 2011

Pilihanmu adalah aku

Aku menyayangimu tanpa tapi,
Aku mengasihimu tanpa kecuali.
Harusnya kau merasakan seperti aku,
Mungkinkah perasaan ini sama seperti rasamu?

Lupakanlah masa lalumu, kekasih hati.
Bukan dia tapi aku yang memberi arti cinta ini
Jangan ucapkan nama itu di depanku.
Inilah aku, orang yg pantas selalu berada
dekat di sampingmu.

Aku mencintaimu dengan kepastian.
Harusnya kau memilih aku;
Harusnya kau pahami aku;
Harusnya Kau tau, semua pengorbananku
Kulakukan hanya untukmu.

Seperangkat doa terus kubawa kepada Tuhanku,
doa dimana aku menyebut namamu
Agar Tuhanku senantiasa menjagaimu di sana.

Jika aku bukan pilihanmu,
Aku merelakan smuanya, yaitu tentang pengorbananku untukmu
Mungkin dia mampu menyayangimu, seperti ucapmu.
Ingatlah dia bukan sesiapa yang menyayangimu,
Seperti aku mampu menyayangimu tanpa berbalas apaapa.


28 Mei 2011

Selasa, 24 Mei 2011

Penjahat Maya

Bagaimana jika sesuatu yang kutuliskan di dindingmu benarbenar merupakan sesuatu yang kurasakan ada?
Itu bukan purapura seperti apa yang kau kira.
Katakata yang kau tuliskan di sini seperti peluru,Melesak menembus jantungku. Tibatiba mataku pun terpejam hanya karna melihat tulisanmu.
Kemudian jemariku tak mau lagi menari di keyboard yang penuh dgn huruf.
Tubuhku seperti mati suri.
Kaku dan beku.
Mulutku pun di hantam bisu.

Kuberi kau nama Penjahat.
Sebab aku sudah tersesat.
Oleh rasa yang sempat kutuliskan di tempat.
Di tempat dimana dunia ini adalah jembatan kita yg bernama maya.

Pergilah.
Pergilah
Menjauhlah.
Menjauhlah.

Raihlah apa yang ingin kau raih. Sebab rasaku bukan sesuatu kesalahan. Karna rasaku pun hanya biasa, seperti anggap yang kau tanggap biasa.

Kepada Hujan

Tak ada yang khusus kutitipkan untukmu, hujan.
Namun, yang ingin aku sampaikan
Turunlah kau deras,
agar aku bisa merasakan kebahagian lalu menghapus kepenatan yg mendukakanku.
Rintikmu melambangkan kehidupan.
Derasmu menampilkan kebahagian.
Suaramu muncul menggemakan keberanian.
Menjejaklah kau berlaksa- laksa di daratan
Datanglah segera.
aku menunggumu di sini.
di kota dimana aku merasakan dahaga.
panas yang membara.
Hapuskan smua apa yang kurasakan,
Sebab kerinduan ini begitu membuncah padamu
O hujan

Minggu, 22 Mei 2011

Engkaulah Tuhanku

Hanya Kau Tuhan
           Penuntun Langkahku
                   Perisai Hidupku.

                   Kaulah Pembelaku
            Kaulah Kuatku
Bersama denganMu aku takkan goyah

Tuhan O Tuhanku
Terima kasih untuk setiap hembusan nafasku
Terima kasih untuk setiap anugerahMu

Sebab ku tau Engkau adalah Tuhan yang setia
Yang punya rancangan luar biasa, bagiku.
Pujian, Hormat dan Kemulian adalah
Ucapan syukurku atasMu O, Tuhanku






2006










Sabtu, 21 Mei 2011

Api suci

Jiwa berkobar
rindu membara, terbakar..
bersumber
dari pelita hati

Suci
Menyala mengeluarkan cahaya.
Api hidup di hati.



2006














engkau adalah kemustahilan


Saat menatap wajahmu
Begitu pula aku merasakan sesuatu
Perasaan yang tak pernah sekeras itu
Kurasakan kini di hatiku
Yang tak kunjung padam


Saat - saat aku bersamamu
Merupakan hal paling berharga bagiku
engkau adalah keindahan
sehingga aku merasa nyaman


engkau menjadi pujaan hati
engkau menjadi bagian dinding jiwa ini

Karena engkau adalah

Kesenangan
Kebahagian
Kesedihan
Kesukaan
Kepalsuan
lalu kemustahilan itu ialah engkau!


2005

Gadisku

Semua tentangmu telah ku tau
Ku mengerti segala sifatmu

Ku pahami segala perbuatanmu
Ku cintai dirimu setulus hati

Gadisku yang terus melihatku
Aku takkan pernah melupakanmu
Walaupun kau terus melupakanku

Aku hanya bisa sabar
Sampai engkau sadar
Bahwa akulah pangeran yang kau tunggu

Gadisku maafkan aku
Bila terus memaksamu

Menerima cintaku
Inilah diriku
Hanya bisa mencintai
Bukan memiliki…..

2005

Kerisauan Hati

Malam begitu sepi
Meratapi kepedihan cinta ini
Sunyinya hati
Menyusupi relung jiwaku yang kosong

bimbang…
bingung….
Tak tau apa yang harus kulakukan
Selain berserah kepada Tuhan
Dengan apa yang terjadi
Di jiwa dan ragaku kini

Bingung untuk memilih
Bimbang tuk menentukan
Siapa yang terbaik
Yang ada di pikiranku
Belahan jiwaku yang hilang

Tlah tergantikan sudah
Tapi aku takkan bisa memilih
Sbab yang di hatiku kini

Smuanya mau kumiliki
Aku hanya bisa berserah
Kepada Tuhan Pencipta
Aku hanya bisa pasrah
Sebab hanya dia yang tau belahan jiwaku

2005

Puan peracik dusta

Entah mengapa batinku
Tak mampu lepaskan ingatan tentangmu
Setiap aku melangkah
Selalu ada bayangmu
menemani di sampingku

Kuragukan cintamu kasihku..
Kau hanya pemain cinta
Yang hanya ingin bermain cinta
Dan kalau bosan kau membuangnya..

Kau wanita yang tak mengerti
Apa itu arti cinta//

Hempaskan cinta yang kuberi
Sayap sayap cintaku patah
karena kebohonganmu…


2005

Cemburu bisu

Engkau seperti bunga
Yang menghiasi taman hatiku
Engkau begitu indah
Dan membuatku begitu terluka..


Engkau begitu mempesona
Dan membuatku begitu menderita..
Engkau begitu ku benci
Tapi engkau begitu ku cintai..

Setiap langkahmu
Kau sebut namanya
Setiap simfony suaramu
Hanya terdengar dirinya

Mungkin seluruh ragamu
Menjadi miliknya seutuhnya
Kau buat aku menderita
Kau buat aku terluka

Dalam benakku;
Kau tidak mencintaiku..
Raihlah mimpimu kekasih
Kejarlah kekasihmu terdahulu
Dan usah kau menipu diri ini
Karena aku bukanlah pasangan hatimu.

2005

Kampus biru

iTurun gemericik hujan
Kemudian angin berhembus
Di tengah- tengah kampus

Kita berdua di sana
Melihat daun-daun bicara
Pohon- pohon tertawa

Pusat pemandangan hanya
di cinta yang kita bina.
Lepas, bebas..
canda tawa bahagia 
Kita kicaukan bersama...
2005


Berbisik Lembut

Bisikkan...........
           Lembut
 di telingaku, 

Apapun itu... 
          Tolong bisikkan
tentang Permintaan hati kita,

CINTA?????? katakanlah ---



2005






















                   


Rasa berwarna

Matamu
Tatapanmu

Senyummu
Di bibirmu

Menggambar kesukaan
Menulis Kegembiraan


Senang terbentang
Di kampus biru

Hati terguncang
sebab kau menancapkan
Rasa sayang
yang paling dalam.


2005

Kisah masa lalu

Pagi itu nampak senyummu
Bergetar jiwaku berdiri di depanmu
Mata kita saling beradu
Tergerak tanya di benakku

Apa kita bisa membangun cinta?
Di tempat dimana kita tertawa, terjerat dalam kata-kata
Dimana kita belajar bahasa bersama.

Namun karena sesuatu
Dan itupun salahmu

Tak dapat ku pahami
Kau pun berlalu dari hatiku

Rasa sesal selimuti batinku
Saat bertemu denganmu
Kau tak bisa lupakan
semua masa lalumu
Dalam harapku; kau mengerti
Dan bukan ku tak mencintaimu


2005

Dengan cinta kita

ku
Masih adakah
Waktu tersisa kasih
Temani aku, di malam gelap ini.

Biarkanlah
Jangan dengar mereka

Salahkah diriku, mencinta?
Coba kau rasa, manisnya kata cinta.

Hiasi hati ini kekasih
Sampai kapan….
Kita begini?

Janganlah menangis, usahlah bersedih
Berikanlah aku satu senyum saja
Lupakan semua beban yang ada,
Berikanlah aku satu senyum saja
Renungkanlah
Arti hadirku bagimu
Berdua kita, jalani kisah bersama

Hadapilah
Takkan kubiarkan kau sendiri
Selalu disampingmu, aku bersamamu



2005

tanpa judul

Aku datang membawa hati
Jauh dari relung terdalam
Hanya buatmu seorang
Yang mendiami taman hati

Tetaplah kau ada di hati
Kan kubahagiakan dirimu dengan beribu rindu

Janji akan selalu kutepati
kekecewaanmu pasti mati

Setialah selalu tetap bersamaku
Usah kau ragu cinta ini kekasihku

Kuharap kita bersama
Walau suatu saat
Mungkin akan berpisah

Tapi tak itu yang kuinginkan
Biarlah Tuhan saja yang merencanakan.


2005

Kisah manis

Aku  menunggu
Menantikan untaian kisah
Kisah manis yang biru
Sudah kuraih saat itu


Tapi semua kisah itu
Hanya sesaat
Mengapa?

Aku kecewa
Oleh semua sikapnya


Biarlah kisah manis itu
Menjelma kenangan
lalu mematung dalam keabadian



2005

Penantian Panjang

Sebening embun pagi
Hatiku padamu
Ku tak bisa henti mencintai dirimu
Cintaku kepadamu usah kau ragukan lagi
Inilah yang harus kunanti
Penantian yang tiada habis
Menunggu dirimu
Kaulah yang s’lalu kutunggu
S’bab kau belahan jiwaku
Yang s’lalu hadirkan
Semangat dalam hidupku

2005

Kamu hanya Kamu

uiTiap kali kau datang
Di hadapanku
Ada rasa yang telah
Lama ingin kusampaikan

Senyum dan tawamu
Membuat aku
merasakan apa yang belum pernah kurasakan

Keceriaan yang kau beri
Meluluhkan segala sikap
Dan amarahku

Tuhan
apakah aku
Sedang jatuh cinta
Tuhan
katakan padaku
Apakah yang kurasa memang cinta?

Kapankah aku
Mengungkapkan isi hatiku?
Aku menyuruh waktu yang mengatakannya
Mengungkapkannya
Padamu bidadari tercinta


2005